Home Berita Pilkada Jateng Belum Selesai, Sudirman Said Imbau Relawan Terus Berjuang

Pilkada Jateng Belum Selesai, Sudirman Said Imbau Relawan Terus Berjuang

23
0
sudirman said

SEMARANG. Pemungutan suara yang berlangsung serentak Rabu, 27 Juni 2018. Sejumlah lembaga survei telah mengumumkan hasil hitung cepat, menyatakan sudah ada pemenang Pilkada Jateng. Hitung cepat oleh Litbang Kompas misalnya, pemerolehan Ganjar Pranowo – Taj Yasin 58,34 persen dan Sudirman Said – Ida Fauziah 41,66 persen. Sedangkan LSI dengan 98,25 persen data yang masuk pada pukul 21.00 WIB, Ganjar Pranowo – Taj Yasin 58,26 persen dan Sudirman Said – Ida Fauziah 41,74 persen.

Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, mengungkapkan, “Proses Pilkada ini belum selesai. Perjuangan masih harus diteruskan dengan mengawal suara hingga saat perhitungan resmi selesai.

Seperti kita ketahui, angka dalam quick count bukanlah hasil penghitungan resmi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan melakukan rekapitulasi pemungutan suara hingga 9 Juli 2018 mendatang, sehingga hasil penghitungan resminya baru diumumkan setelah proses rekapitulasi selesai.

Kepada para saksi dan relawan, Sudirman Said menghimbau, “Di banyak titik di seluruh penjuru Jawa tengah, untuk mengamati dan melaporkan kemenangan yang merata. Bahkan di titik-titik yang secara tradisional menjadi basis suara pasangan petahana. Karena itu kita harus lanjutkan perjuangan mengawal suara dari TPS ke kecamatan, dari kecamatan ke kabupaten/kota, dan terus hingga tingkat provinsi.”

“Bukan karena kita masuk dalam golongan orang yang tidak bisa menerima kekalahan. Melainkan, karena hormat dan tanggung jawab kita pada suara rakyat serta kerja keras relawan dan penggerak partai. Karena itu kita bertanggung jawab atas kualitas demokrasi yang sedang kita perjuangkan. Jangan sampai membiarkan kejanggalan, pelanggaran, dan kecurangan melenggang tanpa koreksi, bukanlah sikap yang bertanggung jawab.” ungkap Sudirman Said di Posko Pemenangan Kamis, (28/6/2018).

“Sejak awal kita merasakan betul upaya-upaya untuk menciderai Pilkada Jateng oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Jutaan DPT bermasalah, fitnah, kampanye hitam, dan berbagai tekanan yang dialami oleh relawan maupun paslon.” tegas Sudirman Said.
(adi/tj)

Facebook Comments