Home Berita Pecinta Alam Kali Kutho dan Berbagai Komunitas Pemuda di Batang dan Kendal...

Pecinta Alam Kali Kutho dan Berbagai Komunitas Pemuda di Batang dan Kendal Galang Dana untuk Sulteng

272
0
Lintas Komunitas di sekitar Kali Kutho melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah

TERASJATENG.COM | BATANG – Bencana gempa dan Tsunami yang menimpa Kota Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu meninggalkan duka mendalam bagi berbagai kalangan masyarakat di Indonesia.

Sebagai wujud solidaritas, berbagai komunitas pemuda di sekitar Kali Kutho, Kabupaten Batang-Kendal menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu para korban, Ahad (14/10) di depan Balai Desa Gringsing, Batang.

Antara lain Komunitas Pecinta Alam Kali Kutho (PALAX), Batang Reptil Education (BREED), Persija Fans Club Batang, Persib Fans Club Batang, Weleri Barberman Comunity, komunitas literasi Mbuku Young Crew serta berbagai komunitas motor.

Aksi penggalangan dana meliputi berbagai kegiatan, diantaranya sablon kaos dan cukur rambut dengan membayar seikhlasnya, penampilan akustik musik, pameran reptil, lapak baca gratis dan kotak amal keliling.

Ketua Panitia Aksi, Bayu Tri Purnomo mengatakan aksi tersebut berawal dari kesadaran masing-masing komunitas, untuk membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Kita ingin bersatu, kita ingin menunjukkan solidaritas dan juga menjalin ukhuwah kebersamaan pemuda se-Kecamatan Gringsing, Weleri dan sekitarnya” pungkas Owner Yimzi Sablon tersebut.

Pemuda yang akrab disapa Momo tersebut menungkapkan rasa bela sungkawanya atas terjadinya bencana tsunami di Palu dan sekitarnya.

“Semoga diberi ketabahan, diberi semangat baru untuk menjadikan Palu bisa bangkit lagi” imbuhnya.

Sementara itu, anggota komunitas PALAX, Anas mengatakan bahwa sebelumnya komunitasnya pernah mengadakan aksi penggalangan dana untuk gempa di Nusa Tenggara Barat, namun hanya berjalan sendiri, tidak ada kolaborasi dan minim koordinasi. Di kegiatan kali ini, lanjut Anas, tambah solid dan lebih mengenal komunitas satu dengan lainnya.

“Semoga perkumpulan lintas komunitas ini kedepan tetap solid dan bisa mengadakan kegiatan-kegiatan positif lainnya” ujarnya.

(A8)

Facebook Comments