Beranda Berita Musycab IMM Semarang Panas, Peserta Memilih Walk Out

Musycab IMM Semarang Panas, Peserta Memilih Walk Out

585
0

TERASJATENG.COM | SEMARANG – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Semarang menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) ke-XXII, yang digelar di Akademi Statistika Muhammadiyah Semarang, Sabtu-Ahad (15-16/12) kemarin.

Salah satu agenda Musycab IMM tersebut ialah memilih pemimpin baru PC IMM Kota Semarang periode 2018-2019 dengan mekanisme formatur. Puluhan anggota atau kader dari sekitar 14 komisariat di bawah naungan PC IMM Kota Semarang mengikuti kegiatan yang berlangsung ‘panas’ tersebut.

Pada awalnya Musycab tersebut berlangsung tertib dan lancar. Namun dinamika forum kemudian memanas, saat memasuki waktu pemilihan. Para peserta musyawarah menyayangkan tindakan Panitia Pemilihan (Panlih) yang menurut mereka tidak adil.

Akibatnya, peserta dari delegasi 10 komisariat yang kecewa atas keputusan Panlih melakukan aksi walk out (WO). Sepuluh komisariat tersebut yaitu, Komisariat Ar-Razy Unimus, Al- Fatih Unimus, MIPA Unimus, Az-Zahrawi Unimus, Kedokteran Unimus, As-Syifa Unimus, Ahmad Dahlan Unimus, Al-Farobi Polines, Hamka Unnes, Ibnu Sina Undip.

WO tersebut dilakukan karena Panlih tidak segera memutuskan hasil pemilihan formatur. Panlih lebih menawarkan diadakannya pemilihan ulang setelah terdapat peserta yang menggugat di akhir hasil perhitungan mengenai persyaratan calon formatur.

“Tidak segera ditetapkannya formatur terpilih oleh Panlih mengindikasikan terdapat kepentingan kelompok tertentu yang mempengaruhi Panlih, sehingga dirasa tidak adil jika Panlih menawarkan diadakannya pemilihan ulang,” ujar Dinar, salah satu peserta musyawarah dari Unimus.

Sementara itu, Hamzah delegasi Unnes mengatakan bahwa Panlih tidak netral dalam memimpin pemilihan.

“Padahal kita sudah sesuai alur persyaratan calon formatur yang disosialisasikan Panlih dan melakukan pemilihan formatur dengan baik” tuturnya.

Meskipun sempat menuai protes, Panlih tetap merekomendasikan pemilihan ulang dan mengesampingkan hasil pemilihan formatur. Hingga akhirnya sebagian besar peserta memilih WO dari musyawarah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lagi terkait hasil pemilihan dalam Musycab IMM Kota Semarang.

(D/A)

Facebook Comments