Sekeluarga Positif Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Salatiga

TERASJATENG.COM | Salatiga - Seluruh anggota keluarga Wali Kota Salatiga Yuliyanto diketahui terkonfirmasi postif Covid-19.Meski demikian, ia menuturkan kondisi dirinya beserta keluarga sudah membaik. "Kondisi...

7 Alasan Mengapa Perlu Budidaya Lebah Klanceng di Teras Rumah

Baca Juga

Khafid Sirotudin*

TERASJATENG.COM – Ada ribuan aneka jenis dan ragam lebah di dunia ini. Ratusan jenis diantaranya, mampu menghasilkan madu yang sangat bagus untuk dikonsumsi manusia bagi pemenuhan kebutuhan pangan yang halalan-thayyiban, bergizi dan menyehatkan. Berbagai jenis lebah madu tersebut ada yang berukuran besar, sedang dan kecil.

Satu diantara lebah yang menghasilkan madu dan berukuran relatif kecil (3-8 mm) adalah stingless bee. Orang Jawa lazim menyebutnya Tawon Klanceng atau Lanceng. Ada lebih dari 40-an sebutan atau nama lain di berbagai daerah se Indonesia, sesuai bahasa masyarakat lokal yang telah menyebutnya secara turun-temurun.

Di berbagai wilayah, klanceng dikenal dengan trigona, kelulut, galo-galo, teuweul, lanci, dan bermacam sebutan lain. Persebaran lebah Trigona sp ini hampir ada di semua wilayah nusantara, terutama yang banyak terdapat tanaman bambu dan tanaman keras hutan hujan tropis. Kita wajib bersyukur Indonesia memiliki spesies klanceng terbanyak di dunia.

Beberapa tahun belakangan ini, lebah Klanceng menarik perhatian berbagai kalangan untuk membudidayakannya. Hal itu disebabkan karena berbagai manfaat yang bisa diambil, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Setidaknya ada 7 alasan, mengapa kita perlu membudidayakan lebah Klanceng.

1.Aman

Berbeda dengan ratusan jenis lebah yang biasa menyengat orang apabila terusik. Atau puluhan jenis lebah madu lain yang bisa dan biasa menyengat, serta racunnya mampu membuat  orang kesakitan berkepanjangan. Klanceng sungguh berbeda dengan lebah penghasil madu lainnya. Klanceng merupakan jenis lebah yang tidak menyengat, sehingga aman dan nyaman untuk anak-anak, apalagi buat kita orang dewasa.

2. Mudah

Budidaya Klanceng tidak perlu menggembala (angon) koloni ke luar daerah. Hampir semua jenis tanaman yang berbunga disukai klanceng. Baik yang nantinya menjadi buah, ataupun yang sekedar berbunga. Semua menjadi sumber pakan klanceng.

Kita tidak perlu mencarikan pakan setiap hari. Kitapun tidak perlu membersihkan kotoran dari sangkar setiap saat. Karena semua yang keluar dari klanceng adalah produk yang bermanfaat untuk manusia, yakni madu, propolis, royal jelly dan bee pollen. Sangat mudah kita memelihara klanceng, dibandingkan beternak burung atau unggas lainnya.

Kitapun bisa memelihara klanceng di teras rumah. Klanceng memiliki daya jelajah atau kemampuan terbang hingga 200 meter dari sarangnya. Asalkan di radius 200 meter di sekeliling rumah kita terdapat beraneka ragam tanaman, koloni klanceng dapat berkembang dengan baik.

3. Manfaat

Madu yang dihasilkan klanceng lebih banyak mengandung propolis, yang mampu memberikan beragam manfaat bagi kesehatan manusia. Karena pada dasarnya, kantong-kantong penyimpan madu merupakan propolis dari bahan getah (resin) yang dikumpulkan Klanceng.

4. Murah

Budidaya klanceng relatif nir biaya pakan, biaya pemeliharaan, biaya menggembala. Kita cukup menjaga bagaimana agar lingkungan di sekitar rumah tetap asri, cukup banyak aneka tanaman dan aman dari predator alami klanceng. Jika dibandingkan dengan beternak lebah jenis lainnya atau hewan lainnya, yang membutuhkan biaya pemeliharaan yang cukup tinggi.

5.Untung

Dalam setahun, paling tidak kita bisa memanen madu klanceng 2-4 kali. Artinya setiap 3-6 bulan sekali kita akan mendapatkan madu klanceng yang murni, organik, berkualitas dan bernilai ekonomi. Misal dengan budidaya 10 kotak koloni klanceng saja, setiap 3-4 bulan sekali rata-rata kita bisa memanen madu klanceng sekitar 1,5 kilogram madu. Jika harga madu klanceng Rp 500.000 per kg, artinya kita mendapatkan madu senilai Rp 750.000 dalam sekali panen. Kalo toh hasil madu klanceng kita konsumsi sendiri, maka cukup untuk 2-3 orang sekeluarga 1 sdm per hari selama 3 bulan. Kitapun menjadi sehat dan ngirit mengurangi biaya belanja.

6.Sedekah

Lebah memiliki tugas membantu penyerbukan tanaman yang berbunga. Sebaliknya tanaman bertugas menghasilkan oksigen yang dibutuhkan hewan dan manusia untuk kehidupannya. Simbiosis mutualisme: saling memberi, saling membantu, bersinergi membangun harmoni kehidupan.

Dengan kita memelihara klanceng, maka kita secara langsung  bersedekah kepada tetangga dan tanaman yang ada di halaman rumahnya. Klanceng yang kita pelihara membantu penyerbukan tanaman buah, sayuran dan tanaman hias yang mereka pelihara. Merekapun bisa bersedekah secara langsung pada koloni klanceng yang kita pelihara, dan juga sedekah kepada kita yang nantinya mendapatkan madu  klanceng.

Benar adanya ajaran agama yang menyatakan bahwa ‘sesungguhnya sedekah itu akan menambah rejeki, menolak penyakit (tolak bala’) dan memperpanjang usia’. Berbagi dan memberi kepada sesama makhluk Allah Swt ternyata tidak membuat kita berkurang dan merugi, justru semakin mendatangkan keuntungan bagi semua makhluk-Nya.

7.Pro-Lingkungan

Keberhasilan budidaya klanceng mensyaratkan adanya lingkungan yang asri, yaitu banyaknya aneka tanaman yang tumbuh di sekitar sarang koloni klanceng. Semakin banyak dan beraneka ragam tanaman yang ada, maka akan semakin banyak hasil produksi madu, propolis, royal jelly dan bee pollen yang dihasilkan. Semua saling berkaitan mengikuti garis edar Sunatullah. Disamping itu, dengan banyaknya tanaman di lingkungan sekitar kita, maka daya sedot dan daya tampung air tanah di lingkungan kita meningkat. Selain sumber mata air tanah terjaga, ketersediaan oksigen alami yang dibutuhkan manusia dan hewan juga pasti berlimpah.

Selamat memperingati Hari Lebah Sedunia, memelihara lebah berarti menyelamatkan lingkungan. No Tree – No Bee – No Honey – No Money.

*Founder Himpunan Budidaya Tawon Klanceng Indonesia (HIBTAKI)

- Google Advertisement -
- Advertisement -

Berita Lainya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Google Advertisement -

Berita Terbaru