Sekeluarga Positif Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Salatiga

TERASJATENG.COM | Salatiga - Seluruh anggota keluarga Wali Kota Salatiga Yuliyanto diketahui terkonfirmasi postif Covid-19.Meski demikian, ia menuturkan kondisi dirinya beserta keluarga sudah membaik. "Kondisi...

Paguyuban Kades Se-Kecamatan Gemuh Berikan Bantuan Ke Korban Kebakaran di Desa Cempokomulyo

Baca Juga

TERASJATENG.COM | Kendal – Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal, memberikan Bantuan kepada Rokhanah dan sutijah warga Dukuh krajan Desa Cempokomulyo, Kecamatan Gemuh, yang menjadi korban kebakaran pada hari Senin 07 Juni 2021 dini hari.

Bantuan yang diberikan oleh Paguyuban Kepala desa se-Kecamatan Gemuh ini berupa uang tunai yang diberikan langsung kepada korban.

Ketua Paguyupan Kadas se-Kecamatan Gemuh, Rusmanto mengatakan, bantuan ini diberikan dengan harapan bisa sedikit meringankan beban korban pasca bencana kebakaran.

“Terlebih menurut data, korban tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH),” kata ketua Paguyupan, saat memberikan bantuan di posko Kebakaran Selasa (8/6/2021).

Ia melanjutkan, korban juga sudah mendapat bantuan dari Dinsos siang tadi, berupa logistik dan tenda.

“Semoga bantuan ini bisa untuk meringankan beban keluarga korban setelah terkena musibah,” terangnya.

Rusmanto menambahkan, pemberian bantuan ini merupakan sabagai bentuk kepedulian Paguyupan Kades se-Kecamatan Gemuh dan juga merupakan salah satu program dari paguyuban ini.

“ Ini sebagai bentuk kepedulian sosial kami kepada sesama yang lagi terkena musibah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cempokomulyo, Sutojoyo mengatakan, Kebakaran itu diduga diakibatkan adanya korsleting listrik yang berasal dari dalam rumah Rhokanah (korban), selanjutnya api merambat ke rumah Sutijah.

“Karena saat itu angin yang berhembus cukup kencang dan bangunan rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan merambat ke rumah sebelahnya,”

Akibat kebakaran, lanjut Sutojoyo, korban mengalami kerugian yang ditaksir sekitar ratusan juta rupiah dan uang simpanan hangus terbakar senilai 15.000.000,(Lima belas juta rupiah).

“Rumah yang ikut terbakar ada tiga rumah. Namun warga ludess dilalap si jago merah ada dua,” pungkasnya.

(TJ/Zam)

- Google Advertisement -
- Advertisement -

Berita Lainya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Google Advertisement -

Berita Terbaru