TERASJATENG.COM | Blora – Bupati Blora Arief Rohman ingin datangkan KPK guna memberikan pengarahan kepada seluruh ASN terkait pencegahan korupsi dan akibatnya. Hal ini disampaikannya usai rapat virtual dari Ruang Pertemuan Setda Blora, terkait kegiatan koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang diselenggarakan KPK melalui bidang Direktorat Koordinasi Supervisi (Korsup) Wilayah III, Rabu (8/9).
“Dalam waktu dekat kita ingin mendatangkan KPK ke Blora. Kita ingin diberikan arahan dan pembinaan dalam pencegahan korupsi. Akan kita minta seluruh ASN untuk mengikutinya nanti. Jangan sampai ada prektek korupsi di jajaran Pemkab Blora,” kata Bupati.
Koordinasi Supervisi KPK RI, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama menjelaskan, pihaknya sering mengingatkan untuk selalu melakukan pencegahan korupsi di setiap tugas. “Jadi tentu penguatan pencegahan terus harus dilakukan, jangan sampai kendor, bagamana caranya yaitu sering saling mengingatkan.” ucapnya.
Bahtiar juga mengatakan monitoring centre for prevention (MCP) yang meliputi program dan langkah implementatif pencegahan korupsi di Jawa Tengah diharapkan bisa lebih baik lagi.
“Di tahun 2021 ini saya ingin angka MCP di Jateng bisa diatas angka 90, minimal 90, jadi Jawa Tengah yang adem ayem ,tenang, orangnya juga ramah murah senyum dari Brebes hingga Blora bisa diatas nilainya minimal 90. Kalau ada kurang 90 nanti akan saya turunkan tim lengkap,” tuturnya.












Apa pendapatmu tentang ini :)